Ini Tanda-Tanda Transisi Musim Hujan ke Musim Kemarau

23.49
Tanda Musim Hujan
Kayaknya periode kemarau 2015 dapat serta-merta berhenti. Tubuh Meteorologi, Klimatologi, & Geofisika memang lah telah memprediksi bahwa akhir dari periode kemarau panjang di thn 2015 bakal mogok di antara bln Oktober sampai Nopember. Husus buat wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang & Bekasi (Jabodetabek) tanda-tanda munculnya periode hujan telah sejak mulai menampakkan diri. Meski hujan tidak datang tiap-tiap hri, tapi di akhir pertengahan bln Oktober 2015 ini hujan telah kelihatan, sekali datang bersama keadaan deras yg tidak terkira.
Kepada musim transisi antara periode kemarau & masa hujan diprediksi benar-benar dapat tidak sedikit berjalan perubahan cuaca yg ekstrem. Periode pancaroba atau masa transisi terutama dapat tidak jarang menyapa masyarakat Jabodetabek di antara kala sore hri menjelang tengah malam. Penduduk serta diminta buat mewaspadai perubahan cuaca yg signifikan, angin kencang, & hujan lebat yg datang dengan cara tiba-tiba.
Lantas apa saja sesungguhnya tanda-tanda transisi masa hujan ke masa kemarau?
Dikutip dari page BeritaSatu, Kepala Stasiun Klimatologi Tubuh Meteorologi Klimatologi & Geofisika (Badan Meteorologi, Klimatologi, Dan Geofisika) Dramaga, Bogor, Dedi Susiyano menyampaikan bahwa tanda-tanda paling kelihatan dari masa transisi antara periode kemarau ke masa hujan merupakan hujan yg bisa digolongkan deras diatas langit Jabodetabek.
Seperti yg berjalan kepada minggu perdana Oktober dulu, hujan yg turun merata di atas langit Jabodetabek tergolong yang merupakan hujan yg deras. Disaat itu, tertulis 66 mm curah hujan yg membasahi tanah Jabodetabek sesudah sekian minggu tidak disapa air hujan.
Kenapa berjalan cuaca ekstrem di antara transisi masa kemarau ke periode hujan ini? tetap dijelaskan oleh Kepala Stasiun Klimatologi Tubuh Meteorologi Klimatologi & Geofisika (Badan Meteorologi, Klimatologi, Dan Geofisika) Dramaga potensi turunnya hujan deras yaitu sebab cuaca yg terasa panas seharian hingga tiga hri atau lebih. Kalau telah begitu, umumnya esok harinya bakal serta-merta turun hujan deras.
Polanya serta bakal mirip, rata rata di antara transisi periode kemarau ke periode hujan ini, pagi hri hawa terasa panas, siang menjelang sore langit tampak mendung, dulu sore atau tengah malam hri bakal turun hujan deras.
diluar itu, di antara masa transisi inilah langit diatas Jabodetabek berpotensi penuh bersama awan CB atau awan cumulonimbus. Jikalau diatas Jabodetabek tertutup awan CB, dapat berpotensi mengambil hujan lebat disertai bersama petir & angin kencang. Meskipun rata rata hujan turun dalam saat singkat, tetapi sifatnya sporadis.
Ketika badan tidak siap menghadapi perubahan cuaca ekstrem ini, imbasnya dapat mengambil kepada penyakit demam & flu akibat perubahan keadaan mendadak kepada suhu badan. Kala siang hri terpapar hawa amat sangat panas, di tengah malam harinya serta-merta terkena hujan deras. Menjaga kesehatan yaitu prioritas penting di antara transisi periode kemarau ke periode hujan ini. (cal) img : harianterbit
Previous
Next Post »
0 Komentar