Siapa Penyumbang Kabut Asap Terbesar?

20.58
Pembakar Hutan Kalimantan
Dua bln telah kabut asap mengepung Kalimantan. Tanah Borneo sama sekali tidak terlihat apabila diliat memakai citra satelit 3 dimensi dari luar angkasa. Pasalnya satelit NASA cuma mampu menggambarkan Kalimantan yg tidak tampak tertutup aspek putih. Bukan awan tidak baik, bukan serta badai yg berada diatas Kalimantan. Namun Tanah Borneo tertutup oleh kabut asap.
Selimut asap mengepung nyaris seluruh wilayah Kalimantan. Dari segi utara ke Selatan, dari Timur ke Barat pekat dikepung asap. Jangan Sampai bayangkan kabut asap yg berwarna putih senyaman menghirup kabut pagi yg menyegarkan. Bila kabut pagi penuh bersama embun-embun air sisa pengupan di tengah malam hri, Kabut asap penuh bersama racun, karbon sisa pembakaran, & bau menyengat yg menyesakkan rongga hidung & pernapasan.
Bencana kabut asap serta tengah beralih jadi tragedi. Tidak Dengan mampu dihentikan, asap malah semakin pekat menyelubungi Pulau Kalimantan. Spekulasi serta merebak, siapa yg bertanggung jawab pada kebakaran hutan pemicu asap ini? Siapa sesungguhnya penyumbang asap paling besar? Mungkinkah asap kebakaran hutan muncul dengan cara tidak sengaja lantaran kemarau panjang? Atau ada tersangka yg sengaja membakar asap?
Lantas siapa pelakunya? Petani penduduk lokal? Atau mungkin saja pemilik izin lahan konsesi yg kebanyakan yakni perusahaan perkebunan akbar? Pertanyaan-pertanyaan itu menyeruak ke permukaan.
Dilansir Mongabay, Terdaftar, tak kurang dari 42.183 hektar lahan di Kalimantan Barat ludes terpanggang api. Areal terbakar faktanya berada di atas lahan 40 perusahaan perkebunan kelapa sawit. Luasan ini menempati peringkat paling atas bersama keseluruhan luasan hutan yg terbakar mencapai 24.529 hektar. Dulu ditambah lagi bersama api kebakaran hutan yg memanggang kawasan hutan tanaman industri (HTI) yg dikuasai tiga perusahaan seluas 1.728 hektar.
Si jago merah serta terpantau mengamuk di atas lahan warga seluas 15.926 hektar. Dari jumlah keseluruhan luas areal yg terbakar, 25.613 hektar di antaranya yakni lahan gambut. Data ini diambil dari citra satelit Landsat kepada pertengahan Juli 2015 sampai Oktober 2015. Tiga kawasan hutan yg terbakar & memicu kabut asap teramat pekat di Kalimantan ialah lahan perkebunan sawit, hutan tanaman industri, & lahan warga.
Berdasarkan simpulan data di atas akan didapati bahwa penyumbang asap paling besar memang lah terbukti ialah perusahaan-perusahaan akbar perkebunan. Siapa saja penyumbang kabut asap paling besar yg tidak miliki hati nurani itu?
Dikutip Mongabay, tersangka penyumbang asap paling besar di tanah Kalimantan, khususnya lahan Kalimantan Barat ialah PT. Abadi Mulia Sentosa, PT. Agro Lestari Mandiri, PT. Bumi Perkasa, PT. Fajar Saudara Lestari, PT. Gerbang Benua Raya, PT. Jalin Vaneo, PT. Kalimantan Agro Pusaka, PT. Kayong Agro Lestari, PT. Kusuma Alam Sari, & PT. Sebukit Inter Nusa.
Berapa di antara mereka yg waktu ini sedang ditindak pemerintah melalui penegak hukum yg berhak? NIHIL!
Perusahaan akbar itu lolos dari hukuman, bukti-bukti yg mampu menjerat mereka atas kasus pembakaran hutan & laha ikut menguap seperti asap asap di Kalimantan. (cal)
img : mongabay
Previous
Next Post »
0 Komentar