2 Alasan Kebakaran Hutan Gunung Lawu Makin Parah!

20.37
Kebakaran Hutan Gunung Lawu
Pertengahan Oktober 2015, warga Jawa Timur & jateng khususnya dikejutkan bersama informasi terbakarnya hutan di jalur pendakian Gunung Lawu. Tidak cuma kebakaran biasa, terbakarnya jalur pendakian menuju Gunung Lawu itu ditengarai akibat ulah para pendaki sendiri yg ceroboh lupa mematikan api unggun. Hasilnya tujuh orang pendaki tewas terpanggang oleh api yg membakar semak & hutan Gunung Lawu.

Sesudah kejadian mematikan itu, kayaknya Gunung Lawu pula belum berhenti mengambil berita duka. Keadaan kekeringan parah disekitar lereng Gunung Lawu tidak demikian saja mematikan api. Tubuh Nasional Penanngulangan Bencana mengemukakan bahwa sekarang ini di akhir Oktober 2015, kebakaran hutan & lahan di Gunung Lawu konsisten belum mampu dipadamkan. Bahkan api yg berkobar di lereng Lawu tersebar sampai ke wilayah Jawa Tengah. Dengan Cara geografis, Gunung Lawu terletak di antara dua propinsi, yaitu Jawa Tengah & jatim.

Berikut dua argumen kenapa kebakaran hutan Gunung Lawu justru makin bertambah parah :
1. Kencangnya tiupan angin yg melalui Gunung Lawu semakin memperburuk kondisi

Sepekan sebelum artikel ini diturunkan, kebakaran hutan Gunung Lawu menewaskan lebih kurang 7 orang pendaki. Api saat itu berkobar membakar habis lokasi alang-alang & hutan yg tengah mengering di sepanjang jalur pendakian Cemoro Sewu. Sekian Banyak hri sesudah kejadian fatal tersebut, cuaca panas, angin kencang & medan berat yg diderita tim pemadam buat mematikan api di lereng Gunung Lawu semakin memperburuk terbakarnya hutan. Dari kejauahan di tengah malam hri bakal tampak kobaran api yg membakar hutan Gunung Lawu ada di wilayah pos tiga antara jalur pendakian Cemoro Sewu & jalur pendakian Cemoro Kandang.

2. Posisi kebakaran hutan di lereng gunung yaitu tempat tersulit buat dipadamkan

Tidak Sama dgn kasus kebakaran hutan & lahan di Sumatera & Kalimantan yg berlangsung di atas lahan landai, kebakaran hutan Gunung Lawu mengobarkan api di lebih kurang lereng gunung yg curam. Punggung bukit Gunung Lawu jadi area berkobarnya titik api sepanjang jallur pendakian. Tim gabungan yg dikerahkan berasal dari Anak Gunung Lawu, SAR, Badan SAR Nasional, anggota TNI, & Polri baik dari Karanganyar Jawa Tengah & Magetan Jawa Timur makin kepayahan sesudah segala tenaga habis terkuras. Pasalnya delapan satuan mobil pemadam kebakaran asal Karanganyar jateng yg diterjunkan tidak mampu menjangkau wilayah curam di seputar punggung bukit. Kepada pemadam juga cuma dapat memanfaatkan tenaga seadanya memadamkan api yg telah berada seputar 100 m dari area pemukiman.

Susahnya medan ini jadi argumen ke-2 kenapa kebakaran hutan Gunung Lawu justru jadi makin parah & susah dikontrol.(cal) img : simomot
Previous
Next Post »
0 Komentar