Modus Pelaku Pembakar Hutan

19.52
Modus Pembakaran Hutan
Kebakaran hutan & lahan th 2015 ini kayaknya dapat beralih jadi kasus kebakaran hutan terlama di Indonesia tatkala sekian banyak dekade terakhir. Jikalau di bandingkan dgn jumlah lahan yg terbakar, luasan kebakaran hutan thn ini memang lah tidak seberapa di bandingkan kasus kebakaran hutan paling besar thn 1997-1998 silam. Tetapi dalam urusan durasi bencana kebakaran hutan & kabut asap, tragedi th 2015 ini dapat jadi yg terlama. Telah sejak Agustus dulu kabut asap mengepung 6 propinsi di Indonesia.
Pelakunya siapa lagi bila bukan perusahaan perkebunan nakal yg mengelola izin konsesi lahan. Dilansir Mongabay, Walhi buka-bukaan mengenai siapa saja tersangka pembakar hutan menurut Walhi, ada kelompok perusahaan gede yg terang terlibat dalam kasus pembakaran hutan pemicu kabut asap th 2015 ini. Mereka merupakan anak perusahaan kelompok Wilmar, Best Agro International, Sinar Mas, Musimas, Minamas, & Julong Kelompok.
Lantas dengan cara apa sesungguhnya modus pembakar hutan yg sudah menyebabkan bencana kabut asap tidak dengan henti di Riau, Sumatera Selatan, Jambi, & Palangkaraya?
Menurut paparan Direktur Eksekutif Walhi Kalbar, Anton P Wijaya, tetap dikutip dari page Mongabay, modus pembakaran hutan & lahan yg dilakukan di th 2015 ini barangkali agung yakni modus baru. Jelasnya, bukan cuma urusan land clearing atau membakar demi upaya membersihkan lahan bersama budget murah, tapi serta utk mengklaim asuransi. Ironis!
Modus ini benar-benar masihlah didalami oleh tim penyidik independen dari Walhi, tapi aturan mainnya telah terang. Menurut Anton, di sekian banyak perusahaan perkebunan ada kaitannya antara pemabakaran lahan & hutan ini bersama klaim asuransi, ada kesengajaan yg fatal & amat sangat ironis dalam modus baru ini.
Pasalnya para perusahaan perkebunan nakal ini sengaja membakar hutan diwaktu mengetahui bahwa lahan atau hutan konsesi yg di buka nyatanya tidak subur atau dalam hitungan ekonomi tidak produktif. Sehingga seterusnya hutan & lahan konsesi dihanguskan, dibakar dgn sengaja bersama tujuan buat mendapati klaim dari pihak asuransi. Kelak duit yg didapatkan dari asuransi difungsikan utk membukan kebun baru di lahan konsesi lain yg lebih subur.
Pihak Walhi Kalbar mengaku belum berani menyebutkan nama-nama perusahaan yg diindikasikan sedang memakai modus klaim asuransi ini buat mendapati keuntungan dari membakar hutan & lahan. Tetapi Walhi menentukan bahwa memang lah betul ada perusahaan gede yg ikut terlibat dalam modus jahat ini.
Sementara itu, modus yang lain yg terungkap dalam pembakaran hutan & lahan di Jambi merupakan bersama melibatkan & membayar penduduk setempat dgn jumlahnya pendapatan. Hasil investigasi Walhi menyatakan, yg laksanakan pembakaran lahan tidak hanya karyawan pun melibatkan warga bersama bayaran seputar Rupiah. 5 juta. Motifnya merupakan dgn memanfaatkan tali nilon dipasang dgn jarak 200 m. Selanjutnya disiramkan minyak tanah & api dinyalakan memakai obat nyamuk. Miris!
(cal) img : mongabay
Previous
Next Post »
0 Komentar