Kerugian Ekonomi akibat Bencana Asap?

00.17
kerugian-kebakaran-hutan
Nyaris dua dekade duluthn masehi menunjukkan angka 1997. Th itu, Indonesia sedang dilanda bencana kebakaran hutan yg dianggap paling buruk sepanjang peristiwaWaktu itu, ribuan hektare lahan ludes. Bencana asap seketika mengambil status darurat asap sampai ke seluruhnya negara. Imbasnya, pertanian juga anjlok, tidak berhasil panen berjalan di seluruh tempatSebanyak pihak mengemukakan bahwa kebakaran hutan th 1997 yakni salah satu pemicu krisis moneter Indonesia antara thn 1997-1998.

Dulu bagaimanakah bersama kasus kebakaran hutan yg mengepung Indonesia di thn 2015 ini? Berapa kerugian ekonomi yg mesti diderita akibat bencana asap?

Dilkutip dari page BBC, resiko ekonomi akibat kebakaran hutan thn 2015 bisa saja dapat jauh lebih ekstrem di bandingkan kerugian terhadap kasus mirip 1997 silam. Aspek ini disampaikan oleh peneliti yg mewakili Center for International Forestry Research (CIFOR), Herry Purnomo. Terhadap BBC, herry menyampaikan bahwa kerugian akibat kebakaran hutan Indonesia th 2015 telah mencapai besaran angka Rupiah. 200 Triliun. Artinya telah ada defisit pertumbuhan ekonomi Indonesia se besar 200.000 milyar rp!

Padahal sampai analisis kerugian ekonomi akibat kebakaran hutan ini dirilis, sebahagian akbar propinsi terdampak kabut asap masihlah belum pula sanggup ke luar dari kepungan asap. Ribuan titik api masihlah berkobar. Belum lagi dgn hitung-hitungan kerugian akibat kebakaran hutan yg telah mencapai Malaysia, Singapura, Thailand, sampai Filipina di semenanjung Pasifik.

Faktanya benar-benar, kebakaran hutan di th 2015 ini mampu jadi tragedi kebakaran hutan paling buruk sepanjang histori Indonesia. Kalau di bandingkan bersama tragedi mirip thn 1997 dulu, stastistik mengenai kebakaran hutan thn 2015 ini menunjukkan bahwa periode kemarau belangsung jauh lebih lama, & darurat asap berlangusng lebih ekstrem & luar biasa ketimbang thn 1997 dulu.

Perhitungan yg dilakukan oleh CIFOR serta dinilai masihlah amat kasar. Lantaran mustahil kelihatannya menghitung dengan cara utuh berapa kerugian ekonomi yg mesti diderita Indonesia. Berapa ribu hektare hutan lindung & Hutan Tanaman Industri yg ludes ikut terlalap api dari lahan gambut? Berapa ribu jumlah bisnis mungil yg mesti mati & diam di ruangan sebab tidak sanggup beraktivitas diluar rumah selagi dua bln asap membekap? Berapa hektare luasan lahan pertanian yg mesti menerima kenyataan tidak berhasil panen lantaran matahari terhalang asap?

Berapa milyar kerugian industri penerbangan lantaran mesti memberhentikan dengan cara keseluruhan nomer penerbangan dari & menuju kota terdampak asap seperti Jambi, Palembang, Pekanbaru, Palangkaraya & Pontianak?

Tetap dikutip BBC, Garuda Indonesia menyebut potensi kerugian yg dialami hingga Oktober ini mencapai US$8 juta atau Rp109 miliar, fakta ini diungkapkan oleh juru bicaranya Benny Butar Butar.hitungan Rp109 milyar rp itu yaitu estimasi dari pembatalan keseluruhan sejumlah 1.600 penerbangan Garuda dari & ke kota terdampak asap.(cal)

img : tempo
Previous
Next Post »
0 Komentar