Basic First Aid Training Batch-2: Upaya Lahirkan Paramedis Berkualitas

19.32
Basic-first-Aid-Training
ACTNews, TANGERANG SELATAN – Disaster Management Institute of Indonesia/DMII – Aksi Cepat Tanggap (ACT) dengan Warga Relawan Indonesia (MRI) Pusat, menggelar “Basic First Aid Training Batch-2”, di Situ Gintung Ciputat Tangerang Selatan Senin-Kamis (6-9/7).
Sejumlah 27 Peserta dari beraneka ragam macam profesi mengikuti pelatihan ini, Krisdiyanto Trainer Medical First Responder/MFR DMII-ACT menyampaikan maksud dari adanya pelatihan ini ialah membuat generasi yg mahir & terampil dalam laksanakan bantuan mula-mula terhadap korban kecelakaan atau bencana.
Terkecuali diisi oleh Krisdiyanto, materi & pelatihan ini pun diungkapkan oleh Tim Pertolongan Medis Fakultas Kedokteran Kampus Indonesia (TBM-FKUI). Sewaktu 4 hri ini peserta memperoleh materi kira kira penanganan medis & praktek simulasi arena lapang. Buat meraih predikat lulus, tiap-tiap peserta wajib meraih nilai 7,5, yang merupakan standar kelulusan buat tim MFR DMII-ACT. Dalam aktivitas training lanjutan kelak, para peserta dapat memperoleh materi manajemen layanan ambulans maka kapasitas tim jadi lebih sempurna.
“Ini pelatihan ini buat meningkatkan kapasitas relawan & komune, & aku berharap populasi MFR-ACT akan jadi garda terdepan dalam memberikan bantuan dikala berjalan emergency response, setidaknya bantuan perdana terhadap korban sebelum korban dirujuk ke rumah sakit terdekat,” papar Insan Nurohman, Direktur DMII yangjuga Vice President ACT
Melanjutkan Insan, Kris mengungkapkan harapannya, “saya mau seluruhnya peserta sesudah mengikuti program ini tak serentak puas, & tetap menuntut ilmu maka kala mereka difasilitasi oleh Instansi(ACT) mereka dapat memperlihatkan kekuatan diri mereka masing masing”.
Selagi 4 hri 3 tengah malam peserta ditantang buat menjalani sesi praktek & tes harian. “Saya nggak tonton pelatihan ini ada kurangnya. Seluruhnya materinya seru, & aku tertantang buat mampu lulus jadi tim inti MFR-ACT,” ujar Gamal, salah satu peserta training MFR.
Lain halnya bersama Maliha peserta asal Bandung yg antusias mengikuti pelatihan MFR Batch 2 ini “ Seru, kita pelatihannya di alam terbuka kayak gini, tetap ada simulasi betulan. Ini menyenangkan, saya berasa banget menjadi tim penyelamat. Di sini tidak sedikit rekan-rekan bersama latarbelakang berbagai, saya menjadi mencari ilmu sama sahabat yg basic-nya dari medis. Terima kasih ACT, mudah-mudahan ACT mampu lebih maju lagi terutama buat bantuan di sektor medis,” tutur Maliha. (juli)
Previous
Next Post »
0 Komentar