Global Qurban: Distribusi Penuh Manfaat bagi Mereka Saudara Muslim Tak Pernah Makan Daging Qurban

20.33
GQ PROFILE PICTURE
“Tuhan Tahu, Telah Lama Kami Tak Makan Daging”
Begitulah ucapan yg terucap dari satu orang masyarakat Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara. Kehidupan penting masyarakat Bolaang Mongondow tidak sedikit yg dihabiskan di bagian laut & pertanian. Mereka berkebun, bertani & melaut. Rata Rata kehidupan mereka miskin, tidak sanggup mengikuti derasnya laju perkembangan Kota. Kehidupan trendi, membuat jurang sosial. Keluarga pedesaan mengaplikasikan system tanggung renteng, mesti bersedia berkorban lantaran kemiskinannya. “Mereka miliki anak tidak sedikit, namun belum bisa menyekolahkan semuanya hingga jenjang paling atas. Cuma yg terpintar dibiayai hingga SMA, syukur-syukur perguruan tinggi. lainnya, kerja keras berkebun,” terang Muliadi Mokodompit, koordinator Global Qurban, Kab Bolmong, menuturkan fenomena di daerahnya.
Gimana penerimaan Global Qurban di Bolaang Mongondow? Muliadi menceritakan, th dulu distribusi hewan qurban dari Global Qurban di Bolaang Mongondow jadi ribuan barokah yg tidak ternilai harganya. “Bahagianya penduduk di ke-3 desa itu, luar biasa,” ungkap Muliadi.
Bolaang Mongondow thn dulu benar-benar jadi salah satu target penting distrbusi hewan qurban yg dikelola oleh Global Qurban. Satu Buah acara tingkatan global yg dibentuk oleh Perbuatan Segera Tanggap nyaris 10 th dulu. Global Qurban bertajuk ringan, gampang, manfaat dgn cita-cita kita dapat bisa jadi kontributor & solusi atas problem kemanusiaan. Semangat Global Qurban menjadikan ibadah Qurban sbg pendongkrak produktivitas bangsa sekaligus pembangun karakter bangsa yg peduli kepada sesama, seterusnya disalurkan ke komune di daerah rawan pangan, daerah bencana di dalam negara juga luar negara.
Suatu komentar panjang nan dalam dari penerima manfaat distribusi hewan qurban di Bolaang Mongondow setahun dulu masihlah jadi pengingat. Kenangan luar biasa betapa keberkahan Global Qurban tidak ada putusnya antara pequrban & penerima manfaat yg paling membutuhkan.
”Sukur moantok ia knoliongan monia intau moloben lanjut usia kon jakarta lanjut usia, bomoiko doman nokon ACT nopodapot mangoi koi nami kon naa, manamai taong tanaa bui bi,doman dirinya mokan kon daging, tetapi kotaawan Tuhan kami naa totok don noonggot dirinya nokouli kon daging.”
“Terima kasih tidak sedikit tak dilupakan para orang akbar di Jakarta itu, & saudara-saudara seluruhnya dari (Global Qurban) ACT yg sudah memfasilitasi hingga di sini. Kami mengira thn ini tak sanggup daging kurban, tetapi Tuhan tahu kami di sini telah lama tak bisa daging qurban.”
Mereka tidak lupa bersyukur, Subhanallah. Allah yg menggerakkan maka masyarakat desanya mendapat sektor daging qurban. Mudah-mudahan Allah serta mencurahkan Berkah-Nya utk pequrban yg dgn keikhlasannya sudah menciptakan tidak sedikit orang bersyukur & berbahagia (CAL)
Previous
Next Post »
0 Komentar