4.000 orang dievakuasi, Badai Dujuan dari Lautan Pasifik Terjang Taiwan

20.37
Badai Dujuan
Telah jadi langganan, negara-negara kepulauan yg berada di wilayah lautan Pasifik senantiasa menerima limpahan dari fenomena alam badai tropis raksasa. Sesudah menerjang Filipina & Jepang sekian banyak kala dulu, Senin (28/9) badai tropis dilaporkan menerjang wilayah Taiwan & sekitarnya.
Macam Mana keadaan badai tropis di Taiwan?
Dilaporkan oleh CNN Indonesia, ada kira kira 4.000 jiwa yg telah dievakuasi dari wilayah yg diperkirakan jadi jalur dari badai tropis Dujuan. Wali Kota New Taipei, Eric Chu mengemukakan bahwa ribuan orang telah dievakuasi dari wilayah yg rentan. Rata-rata ribuan orang yg dievakuasi ialah para turis yg sedang berlibur di Green Island & Orchid Island, Taiwan. Bahkan akibat Badai Dujuan ini, konser group musik rock regendaris asal Amerika, Bon Jovi hasilnya dibatalkan mengingat peringatan bahaya badai Dujuan.
Sewaktu sekian banyak minggu terakhir, dilaporkan oleh Channel NewsAsia, nyaris semua wilayah Taiwan benar-benar sedang dilanda oleh angin kencang & hujan deras. Bahkan di puncaknya tempo hari Pekan (27/9) Tubuh cuaca Taiwan telah meningkatkan status badai Dujuan juga sebagai badai dgn tipe yg berbahaya & pusaran angin yg amat kuat.
Badai Dujuan terbentuk di wilayah seputar Laut Pasifik. Dengan Cara ilmiah dalam kajian meteorologi, badai berlangsung akibat perbedaan tekanan hawa yg berjalan dalam system cuaca. Umumnya badai berjalan di antara periode kemarau panjang terhadap siang hri yg panas dgn suhu hawa terik di tengah Samudera luas. Akibat panasnya matahari yg diserap oleh bumi, daerah yg menerima energi matahari lebih gede dapat mempunyai suhu hawa yg lebih panas & tekanan hawa yg lebih rendah. Dulu dalam diwaktu sekian banyak jam berjalan proses perpindahan aliran hawa antara wilayah yg miliki suhu hawa lebih tinggi kepada wilayah yg bersuhu lebih rendah.
Rata-rata badai bakal muncul di samudera kira kira khatulistiwa, antara lautan Pasifik ataupun laut Atlantik. Di antara dua wilayah ini, suhu air umumnya dapat menghangat hingga lebih dari suhu normal 27 derajat celcius. Sebab keadaan suhu laut yg memanas, sehingga hawa dapat naik menguap, imbasnya tekanan hawa di atas lebih tinggi di bandingkan tekanan hawa dibawah. kurun waktu sekian banyak jam, hawa yg naik ke atas bakal mendingin dikarenakan proses kondensasi & turun kembali ke bawah. Proses ini dapat berjalan berulang-ulang selagi berkali-kali. Pergerakan arus hawa yg naik & turun ini bergerak dalam kecepatan yg amat tinggi. Aspek ini menyebabkan tekanan uap yg teramat agung & suhu hawa berada di titik yg amat sangat rendah. Selanjutnya pergerakan ini bakal membuahkan gumpalan hawa yg berputar melingkar & konsisten membesar seiring bersama pertumbuhan arus hawa yg bergerak naik & turun.
Arus hawa yg berputar melingkar bersama amat langsung inilah yg dinamakan juga sebagai badai. Menurut laporan dari tubuh cuaca di Hongkong Observatory, tubuh Dujuan yg menerjang Taiwan dikategorikan sebaga badai nomor satu gede dikarenakan kecepatan pusarannya dapat mencapai 227 km perjam. (CAL)
Previous
Next Post »
0 Komentar