120 Ribu Jiwa, Jumlah Distribusi Pengungsi yang Akhirnya Disepakati Uni Eropa

20.01
Jumlah Pengungsi yang Disepakati Uni Eropa
Kemelut urusan membludaknya pengungsi tetap jadi trending topic yg ramai dibicarakan publik Eropa. Jadi diskusi hangat di warga sipil, ataupun diskusi di dalam ruang Parlemen terhormat Uni Eropa. Kenyataannya memang lah Eropa sekarang ini sedang dalam persimpangan yg membingungkan. Sikap mereka utk menerima & menampung ribuan pengungsi dari Suriah jadi bumerang tersendiri. Membludaknya jumlah pengungsi yg masuk ke Eropa dengan cara terang-terangan mengkhawatirkan negara-negara Uni Eropa. Bayangkan saja, dalam satu hri ada kurang lebih 10.000 jiwa pengungsi asal Suriah, Irak ataupun negeri konflik yang lain yg masuk ke gerbang perbatasan Benua Eropa. 

Hasilnya di minggu ini, Uni Eropa menyimpulkan ketentuan tegas yg telah lama ditunggu publik dunia. Dikutip dari page CNN Indonesia, terhadap Selasa tempo hari (22/9) Uni Eropa menyepakati ide utk mendistribusikan banyaknya 120 ribu pengungsi Suriah yg saat ini sudah masuk Eropa ke seluruhnya 28 negeri anggota Uni Eropa. 

Dalam jumpa di Brussels, Belgia. Komisi negara-negara Eropa menyepakati dengan cara dengan skema buat mendistribusikan pengungsi ini. 

Skema yg direncakanan yang merupakan berikut, ada 50.400 pengungsi Suriah yg masuk melalui Yunani & saat ini masihlah menetap di kamp-kamp pengungsian Yunani bakal direlokasikan ke negeri anggota Uni Eropa lain. Tidak Hanya Yunani, pula ada 15.600 pengungsi Suriah yang lain yg masuk melalui Italia bakal direlokasikan pula ke seluruhnya negara-negara Uni Eropa. 

Tetapi penolakan ketetapan ini datang dari Hungaria. Lewat Mula-mula Menterinya, Hungaria dgn tegas menolak berpartisipasi dalam system kuota pengungsi ini. Hungaria mempersilahkan 54 ribu jiwa pengungsi Suriah yg sekarang ini ditampung di kamp-kamp pengungsian buat minggat dari tanah Hungaria, & direlokasi melalui Yunani ataupun Italia. 

Dikutip dari CNN Indonesia, system kuota ini disambut baik oleh Tubuh Pengungsi PBB, UNHCR, yg menyebut ketetapan ini “merupakan langkah awal yg utama terkait respon Eropa buat menangani krisis imigran.” 

Tetapi begitutetap dilansir oleh CNN, Melissa Fleming, Juru Berkata UNHCR menyampaikan bahwa ketetapan relokasi pengungsi ini mesti pula disertakan bersama kebijakan pembangunan & perluasan media terpadu. Bangunan fisik teramat dimanfaatkan utk menampung para pengungsi di Yunani & Italia biar tak berlangsung kepadatan pula memudahkan identifikasi kepentingan pengungsi. 

Skema distribusi pengungsi ini diusulkan oleh Komisi Eropa sesudah lewat perdebatan panjang mengenai kebijakan paling baik dalam mengurusi pengungsi Suriah. Hasilnya, kebijakan Uni Eropa ini mendapat dukungan dari Jerman & negeri akbar yang lainDi Inginkan sanggup jadi solusi atas masalah membludaknya pengungsi ke Eropa dalam sekian banyak bln terakhir. Tragedi kemanusiaan ini bahkan disebut-sebut ialah yg paling buruk sejak Perang Dunia ke II. 

Walaupun begitu, usul tersebut tak disambut baik oleh seluruhnya negeri Uni Eropa. Republik Ceko, Slovakia, Rumania & Hungaria pilih menentang gagasan tersebut. Sementara, Finlandia pilih abstain, seperti yg dilansir dari CNN. 

(CAL) img : bangladeshchronicle.net
Previous
Next Post »
0 Komentar