3 Catatan Sejarah Migrasi Pengungsi Perang ke Benua Eropa

20.12
Pengungsi Perang Ke Benua Eropa
Sekian Banyak minggu terakhir, perbincangan penduduk dunia tertuju terhadap arus imigran – sebahagian besar nya ialah pengungsi konflik Suriah – yg melarikan diri dari kecamuk perang di negaranya menuju tanah menjanjikan di belahan kawasan Eropa. Tidak lagi sanggup dibilang sedikit, jumlah mereka beberapa ratus ribu. Para pengungsi korban perang ini jalankan bermacam macam trick, termasuk juga berlayar melewati Laut Mediterania bersama kapal mungil penuh muatan nyawa manusia, sampai berlangsung kaki meniti rel dari Hungaria ataupun Yunani menuju Jerman.
Beberapa Ratus ribu imigran yg melewati batas negara Eropa dengan cara tanpa izin ini serta memicu bermacam kontroversi & perdebatan di populasi warga Eropa, sebahagian dari mereka menolak keras kehadiran pengungsi muslim ini, tetapi sebahagian gede yang lain – terutama penduduk Jerman justru menyongsong bersama tangan terbuka.
Tidak Sedikit pihak juga menganalisis bahwa kisah nekat beberapa ratus ribu pengungsi Suriah ini berlatar argumen ekonomi demi kehidupan yg lebih baik di tanah Eropa. Tapi nyata-nyatanya, Benua Eropa benar-benar punyai kisah panjang berkenaan peristiwa penerimaan Eropa pada desakan arus pengungsi konflik perang.
Catatan histori membuktikan, Benua Eropa sudah sekian banyak kali menonton arus akbar migrasi kaum tertindas, korban perang, & warga marjinal lain yg pilih hidup di tanah Eropa.
Berikut yakni 3 catatan peristiwa migrasi besar-besaran pengungsi perang ke Benua Eropa
Peristiwa Perang Dunia ke 2, Pengungsi Yahudi melarikan diri ke beraneka negeri Eropa
Histori perdana yg tertulis di abad mutahir menyangkut penerimaan warga Eropa pada gelombang pengungsi berlangsung di musim Perang Dunia ke 2. Saat itu disaat Nazi menguasai Jerman & sejak mulai melebarkan pengaruh & kekuasaannya ke negeri Eropa yang lain, jutaan orang Yahudi mesti jadi Pengungsi & laksanakan migrasi besar-besaran menjauh dari kejaran Nazi. Bahkan dikutip dari CNN, data dari Jewish Virtual Library menunjukkan fakta memilukan, lebih kurang 6 juta etnis Yahudi di seluruhnya Eropa tewas di tangan pasukan Nazi.
Perang vietnam, etnis keturunan Indochina jadi pengungsi di Benua Eropa
Pasca Perang Dunia ke 2 berhenti, catatan masuknya imigran besar-besaran yg berlangsung di Benua Eropa muncul dikala Perang Vietnam kepada 1955. CNN melansir, catatan yg ditulis oleh Robinson, W Courtland dalam bukunya Terms of Refugee terbitan Dinas PBB urusan Pengungsi Dunia (UNHCR) ada kurang lebih 46.348 penduduk Vietnam dalam tempo berdekatan mengungsi di Perancis, sementara 28.916 masyarakat Vietnam yang lain melarikan diri sbg pengungsi ke Jerman. Sementara Inggris menampung 24.267 imigran Vietnam, Belanda memberikan peluang suaka kepada 11.546 imigran. & Negara-negara seperti Norwegia, Swiss, Swedia, Denmark juga Belgia menampung lebih kurang 5.000-10.000 pengungsi akibat Perang Vietnam tersebut.
Perang Yugoslavia, konflik di tanah Eropa Timur memaksa beberapa ratus ribu mengungsi muslim Bosnia-Herzegovina melarikan diri ke Eropa Barat.
Kurang Lebih dua dekade dulu, meletusnya Perang Yugoslavia kepada 1991 sudah menciptakan beberapa ratus ribu penduduk etnis muslim Bosnia-Herzegovina melarikan diri dari amukan perang. Sedikitnya ada 1,1 juta warga Bosnia yg mesti kehilangan lokasi tinggal & kehidupan yg pantas di negaranya.
Ketika itu, CNN melansir ada 345 ribu pengungsi yg di terima oleh Jerman, Austria ikut menampung 80 ribu pengungsi, & negeri Eropa barat yang lain seperti Swedia, Inggirs, Swiss, Belanda, Prancis & Denmark ikut menampung nyaris 60 ribu pengungsi. Perang inilah yg selanjutnya mencetuskan pendirian negeri baru pecahan Yugoslavia yg bernama Makedonia, Slovenia, Kroasia, Bosnia Herzegovina, dulu seterusnya menyusul pembentukan negeri Serbia, Montenegro & Kosovo.
Sekarang histori bangsa Eropa dalam menerima arus imigran kembali terulang. Beberapa Ratus ribu pengungsi Suriah & negeri konflik di Timur Tengah yang lain melarikan diri berlomba-lomba mencari suaka di Eropa. Menurut data dari UNHCR, sampai September 2015 ini ada sedikitnya 360.000 pengungsi Suriah & Irak yg menyebrangi laut Mediterania menuju tanah Eropa.(CAL)
img : thedailybeast
Previous
Next Post »

1 komentar

  1. "Hi!..
    Greetings everyone, my name Angel of Jakarta. during my
    visiting this website, I found a lot of useful articles, which indeed I was looking earlier. Thanks admin, and everything."
    Aktual

    BalasHapus