Puncak Musim Hujan Pulau Jawa datang di Bulan Januari

00.00
puncak-musim-hujan
Warga Indonesia nyaris sebahagian besar nya sedang mengalami gejala mirip, perpindahan antara masa kemarau terik menuju ke periode hujan yg basah dgn intensitas yg tinggi. Bahkan sekian banyak minggu terakhir di awal Bln Desember 2015 ini, nyaris semua wilayah Indonesia dari ujung barat sampai timur merata diguyur hujan bersama type sedang & lebat. Terkadang serta ditambah bersama potensi petir bersahutan & angin kencang atau yg akrab dikenal warga bersama sebutan angin puting beliung.
Tapi janganlah salah, curah hujan yg datang demikian deras di akhir bln Desember 2015 ini nyatanya bukan jadi puncaknya. Meski intensitas hujan demikian deras telah mengambil derita banjir di beraneka area. Kepada kenyataannya, curah hujan di bln Desember 2015 ini tetap di bawah normal!
Dari laporan Stasiun Meteorologi Tubuh Meteorologi Klimatologi & Geofisika (Badan Meteorologi, Klimatologi, Dan Geofisika) Cilacap, curah hujan yg muncul di Indonesia, khususnya di Pulau Jawa bln Desember 2015 ini masihlah berada dibawah hitungan normal, yaitu 500 mili meter. Tapi dalam sekian banyak kasus hujan harian, paling sering curah hujan beralih amat deras. Mencapai lebih dari 50 milimeer buat curah hujan harian. Keadaan 50 mili meter per hri yaitu hujan dalam tipe sedang sampai lebat. Tergantung dengan cara apa lebatnya angin yg meniupkan hujan.
Badan Meteorologi, Klimatologi, Dan Geofisika memprediksi bahwa curah hujan yg tidak menentu, kadang lebat & kadang hujan ringan di bln Desember ini ialah akibat dari dampak El Nino yg belum hilang seluruh dari kawasan Indonesia.
Lantas kapan masa puncak dari masa hujan ini?
Seandainya cocok dgn perkiraan, pengaruh dari fenomena alam El Nino yg memicu kekeringan parah sekian banyak bln silam dapat melemah & hilang seutuhnya terhadap akhir bln Desember 2015. Artinya awal dari masa puncak periode hujan di Indonesia bakal bermula di seputar bln Januari 2016.
Nantinya sesudah melintasi Desember, curah hujan perlahan bakal bertambah dengan cara akumulatif sampai mencapai seputar 500 mili meter.
Satu elemen layak dicatat, musim puncak periode hujan khususnya di Pulau Jawa bakal sejak mulai diawali dari kawasan selatan jabar. Banyaknya wilayah diprediksi oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana dapat jadi kawasan amat sangat rawan banjir & longsor.
Dilansir dari laporan pemberitaan Antaranews, bencana tanah longsor yg telah berlangsung & terbukti akibat dari meningkatnya curah hujan di wilayah selatan Pulau Jawa di antaranya Desa Jambu & Majingklak, Kecamatan Wanareja, Kab Cilacap, kepada tanggal 9-10 Desember, Desa Gununglurah, Kecamatan Cilongok, Kab Banyumas, terhadap tanggal 12 Desember, & terakhir Desa Mantrianom & Masaran, Kecamatan Bawang, Kab Banjarnegara, kepada tanggal 14 Desember.
Mengingat potensi longsor yg akbar, kewaspadaan publik terutama yg wilayahnya berada di kira kira lereng curam tidak dapat lagi diremehkan.(cal)
Previous
Next Post »
0 Komentar