Gunung Berapi Momotombo di Nikaragua Meletus Lagi

20.26
letusan-gunung-momotombo
Akhir th 2015 ini berlangsung lagi suatu fenomena unik dari kegiatan vulkanik gunung berapi di jejeran Cincin Api Pasifik Dunia. Dalam kajian vulkanologi, fenomena “hidup kembali” suatu gunung berapi sesudah tertidur amat lama tatkala beberapa ratus thn merupakan faktor yg langka. Terakhir, fenomena ini terekam di Indonesia kala Gunung Sinabung di Kab Tanah Karo meletus dahsyat dgn musim letusan yg amat lama. Sampai ditulisan ini dirilis, Gunung Sinabung Sumatera Utara tetap dalam level waspada erups sejak th 2013 dulu sampai 2015. Pasalnya kegiatan vulkanik di dapur magma Gunung Sinabung tetap bergejolak hebat. Padahal sebelum erupsi mula-mula di thn 2010 dulu, Gunung Sinabung pula telah amat sangat lama “tertidur” dari kegiatan vulkanik. Tertulis Gunung Sinabung meletus terakhir di thn 1600 an silam. Artinya telah lebih dari 4 abad Gunung Sinabung tertidur pulas.
Kejadian mirip “terbangunnya” gunung berapi sampai jadi aktif kembali terekam baru-baru ini. Tapi kali ini berlangsung jauh dari Indonesia, tepatnya di dekat Kota Leon, Nikaragua. Lokasinya tetap berada di antara jejeran cincin api Pasifik yg jalurnya membentang melintasi Indonesia.
Suatu gunung yg pernah tertidur amat sangat lama & konsisten santai dari kegiatan vulkanik tatkala 110 th saat ini bergemuruh kembali. Dengan Cara tiba-tiba gunung berapi Momotombo di Nikaragua kembali bergejolak hebat. Para ilmuwan spesialis gunung berapi serta dibuat heran oleh kegiatan Momotombo yg tiba-tiba “bangkit” kembali.
Gunung Momotombo yg bertipe Sratovolcano ini tertulis oleh Smithsonian Institution Global Volcanism Acara menunjukkan kegiatan vulkaniknya dgn menimbulkan asap tebal dari dalam kawah, seperti yg dikutip dari page National Geographic. Padahal telah lebih dari seabad dulu Gunung Momotombo tertidur tidak dengan ada gerakan vulkanik sama sekali.
Smithsonian Institution Global Volcanism Acara mencatat Gunung Momotombo pernah mempunyai gerakan vulkanik yg amat aktif disekitar akhir masa 1800-an. Catatan yg dikutip dari Natgeo menyatakan, Gunung Momotombo terakhir meletus antara th 1985 & 1905. Bersama catatan 10 kali letusan. Dulu kepada masa pada awal mulanya, Gunung Momotombo serta sempat meletus terhadap th 1600-an, & 1700-an. Mirip dgn gerakan vulkanik terakhir yg sempat terdaftar di Gunung Sinabung, Sumatera Utara.
Tidak Sedikit pertanyaan pula bergulir lebih kurang apa yg menyebabkan gunung berapi dapat tertidur begitu lama sewaktu berabad-abad, selanjutnya tiba-tiba aktif kembali. Satu jawaban yg paling mengijinkan yaitu dikarenakan ada proses geologi yg menggerakkan lempeng Bumi persis dibawah gunung berapi. Setelah Itu pergerakan lempeng ini mengakses kembali saluran buat magma. Maka menghidupkan lagi gerakan vulkanis Gunug Berapi.
Tetapi jawaban itu juga tidak terlampaui mampu dibuktikan. Pasalnya, sampai hri ini peneliti belum menemukan jawaban yg paling terang yg dapat menjawab kenapa Gunung berapi seperti Gunung Sinabung, Gunung Momotombo bahkan Gunung Salak di Jawa Barat “tertidur” utk sekian banyak abad lamanya. Setelah Itu di satu kala gunung itu meletus lagi. Para peneliti sudah mencari interaksi antara kegiatan gempa bumi & letusan, & tak menemukan tidak sedikit pertalian. (cal)
Previous
Next Post »
0 Komentar