2 Ancaman Bencana La Nina di Tahun 2016

00.32
Potensi Bencana 2016
Setahun terakhir, penduduk Indonesia kelihatannya mulai sejak akrab bersama isu fenomena El Nino. Sebabnya satu, periode kemarau ekstrem & bahkan disebut-sebut yang merupakan masa kemarau ter buruk di Indonesia berlangsung terhadap th 2015 dulu diduga kuat akibat dari pengaruh fenomena El Nino.
Selagi pertengahan th 2015 sampai akhir th, El Nino membuang jauh potensi terbentuknya awan hujan di langit Indonesia. Hasilnya periode kemarau terpanjang & paling buruk sepanjang peristiwa Indonesia juga tercipta, dampaknya melebihi masa kemarau tidak baik yg berjalan di thn 1997 silam.
Saat Ini, hujan telah sejak mulai deras membasahi tanah Indonesia. Tanda dari El Nino bakal serentak berhenti. Kemarau & kekeringan parah bakal digantikan oleh periode hujan deras. Komplit bersama intensitasnya yg teratur, sejak pagi sampai tengah malam hri.
Tetapi sesudah El Nino berhenti bukan berarti penduduk Indonesia dapat berdiam sejenak mengurangi kewaspadaannya kepada bencana. Berdasarkan prediksi dari Tubuh Meteorologi Klimatologi & Geofisika, th 2016 akan datang bencana type hidrometerologi atau bencana akibat limpahan air & fenomena angin kencang dapat meneror nyaris seluruhnya wilayah Indonesia.
Penyebabnya satu, sesudah El Nino mogok, saat ini Indonesia sedang menunggu datangnya kembaran El Nino, adalah La Nina. Kalau El Nino berarti “anak pria kecil”, La Nina punyai arti “anak perawan kecil”. Seperti yg dikutip dari bermacam sumber, fenomena La Nina berawal dari menguatnya Angin Pasat Tenggara, sedangkan suhu muka air laut di Samudera Pasifik sebelah barat lebih hangat daripada suhu tropis di Timur Pasifik yg berada kepada keadaan lebih dingin.
Akibat dari pola suhu permukaan laut yg seperti itu, atmosfer tropis di wilayah barat Pasifik mengalami penguapan air dgn kadar yg lebih tinggi. Lantaran penguapan air laut yg tinggi, sehingga bisa jadi utk munculnya awal Cumulus yang merupakan awan pembawa hujan pula jadi makin meningkat
Berikut yakni type dua ancaman bencana yg berpotensi ditimbulkan oleh fenomena La Nina khususnya di Indonesia :
Potensi hujan deras & curah hujan tinggi sejak Januari 2016
Sesudah melintasi derita kemarau panjang di thn 2015 ini, Badan Meteorologi, Klimatologi, Dan Geofisika memberikan catatan kusus bahwa apa yg berjalan di thn 2016 dapat jadi anomali cuaca yg ekstrem pun. Kali ini ialah kebalikan dari periode kemarau terik. Seandainya cocok dgn prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, Dan Geofisika, fenomena La Nina di th 2016 sanggup meningkatkan risiko hujan deras. Imbasnya risiko banjir tidak mampu dicegah lagi. Apalagi, mengingat sangat banyak ribuan km sungai di Jawa khususnya yg belum mempunyai tanggul. Maka kala hujan deras, air bakal enteng melimpah & jadi banjir.
Potensi tanah longsor & puting beliung
Bencana hidrometeorologi di th 2016 akan datang dapat semakin bertambah risikonya akibat fenomena La Nina. Data dari Kementerian Ristek menunjukkan bencana hidrometeorologi adalah bencana yg paling tidak jarang berjalan merupakan 53,3 prosen dari keseluruhan kejadian bencana di Indonesia. Tidak Cuma mengambil banjir, fenomena La Nina th 2016 akan datang pun terancam mendatangkan risiko tanah longsor & puting beliung. Dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana dilansir, sewaktu 2016, wilayah di Indonesia yg paling berpotensi terjadinya banjir, longsor & puting beliung ialah Jawa Tengah, Jawa Barat & jatim. Buat prediksi thn 2016 akan datang, terdapat 274 kabupaten/kota yg terancam bahaya longsor. (cal)
img : merdeka.com
Previous
Next Post »
0 Komentar