Kereta Tabrak Metromini: Mengapa Mesin Mobil Mati Ketika Melintasi Perlintasan Kereta?

20.23
mesin-mobil-mati-perlintasan-kereta
Minggu mula-mula Desember 2015, publik Jakarta dikejutkan dgn info kecelakaan fatal yg melibatkan satu buah kereta commuter line bersama satu buah bus metromini. Kejadian di Pekan pagi minggu perdana Desember itu menyebabkan tidak kurang dari 18 orang penumpang metromini tewas dengan cara menggenaskan, dgn badan yg terpotong akibat metromini naas tersebut ditabrak oleh kereta yg sedang melaju menuju Stasiun Angke.
Kejadian kereta tabrak metromini itu jadi salah satu kecelakaan paling buruk yg melibatkan kereta commuter line & angkutan umum di Jakarta. Sesudah lewat pengusutan, didapati penyebab metromini tertabrak kereta di Angke merupakan lantaran kecerobohan si supir metromini yg nekat menerobos palang pintu perlintasan kereta padahal telah tertutup. Ada pula saksi mata yang lain yg menyebut bahwa metromini itu benar-benar menerobos palang pintu perlintasan kereta tapi di tengah rel mesin metromini itu mati maka tidak mampu maju maupun mundur. Tabrakan fatal serta tidak terhindarkan. Metromini naas itu terseret sampai ke peron stasiun Angke. 18 korban tewas termasuk juga supir & kernet metromini biasanya terjepit tubuh bus metromini yg ringsek tidak karuan terseret beberapa ratus m.
Pertanyaan pula muncul ditengah warga, apakah yg menyebabkan mesin mobil itu enteng mati atau berisiko mati mendadak diwaktu melewati perlintasan kereta api? Sebetulnya tidak sedikit jawaban yg sanggup memaparkan fenomena ini.
Tetapi penjelasan dari Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Hermanto sedikit berlainan. Seperti yg dikutip dari page Kompas.com, Hermanto membantah bahwa mesin mobil gampang mati di atas perlintasan kereta api lantaran adanya fenomena medan daya tarik. Anggapan warga bahwa ada medan daya pikat amat sangat kuat di atas perlintasan sebidang antara rel kereta api & jalan raya merupakan anggapan yg belum terbukti dengan cara ilmiah.
Tetapi Hermanto punyai jawaban lain yg logis kenapa paling sering mesin mobil mampu mati waktu melintas di atas perlintasan kereta api. Jelasnya, kejadian ini lebih logis sebab argumen kepanikan si pengemudi.
Menjadi disaat melewati perlintasan kereta lebih-lebih menerobos perlintasan seperti yg dilakukan oleh supir metromini di perlintasan kereta api Angke, amat sering kepanikan tentu berjalan dalam diri si supir. Gugup sebab bila Dirinya menerobos kereta dapat cepat melalui. Nah dalam kepanikan inilah paling sering si supir lupa memindahkan persneling atau gigi kendaraannya ke gigi kecepatan rendah. Mestinya kala melintasi jalan bergelombang di atas perlintasan kereta api supir memindahkan gigi rendah, tapi sebab gugup & ngebut, posisi gigi persneling tetap di gigi kecepatan tinggi. Maka dalam sekian banyak kasus, sebab kepanikan inilah mesin mobil dapat mati mendadak di atas perlintasan kereta api.
Satu Buah penjelasan yg logis benar-benar. Tetapi apapun alasannya, menerobos perlintasan kereta api yaitu aksi yg amat sangat tak dibenarkan.(cal)
img : tempo.co
Previous
Next Post »
0 Komentar