Potret Kemiskinan Afrika

20.22

Kemiskinan & gizi jelek jadi makin parah waktu kemarau panjang & suhu tinggi tidak mampu menghilang sejak pagi sampai tengah malam hri.

Bahkan dilansir dari page CNN, di Afrika cuma tidak hingga satu orang dari tiga orang yg mempunyai akses system air bersih yg baik. Ajaran air di Afrika mahal sekali harganya, sampai-sampai cuma 63 prosen penduduk di Afrika yg mempunyai akses kepada air bersih, tapi uniknya jumlahnya 93 persennya mempunyai akses kepada telpon seluler (telepon selular)!

Bukti ini dikutip CNN dari hasil penelitian dinas independen Afrobarometer. Mereka laksanakan penghitungan dengan cara menyeluruh berkenaan keadaan kemiskinan di Afrika diliat dari sejauh mana akses warga Afrika kepada keperluan basic, seprti air, system toilet, listrik & akses transportasi yg patut. Afrobarometer menghitung tatkala thn 2014 hingga th 2015 di 35 negeri di Afrika, dgn jumlah responden mencapai 50 ribu jiwa.

Winni Mitullah, seseorang periset mutlak dari penelitian itu menyampaikan terhadap CNN bahwa penduduk Afrika waktu ini sanggup bersama enteng memakai telepon selular yg mereka punyai bersama harga murah, tetapi sementara itu mereka tidak sanggup memperoleh media lampu, & keran air yg mengalirkan air bersih, lebih-lebih memanfaatkan media toilet pribadi. Bahkan mungkin saja gede sembari memainkan ponselnya, masyarakat afrika masihlah kelaparan & berada kepada keadaan kesehatan yg jelek.

Rangkuman dari penelitian berkaitan kemiskinan Afrika itu mengungkap bahwa tatkala thn 2014-2015 cuma 65 % penduduk Afrika yg mempunyai akses listrik, 54 prosen penduduk mempunyai akses jalan, & 30 % saja yg mempunyai akses kepada toilet yg pantas.

Bahkan ketimpangan antara si tajir di daerah perkotaan & si miskin di daerah pedesaan demikian teramat terasa di sekian banyak negeri afrika yg sewaktu bertahun-tahun terjebak dalam kemiskinan parah, seperti di Zimbabwe, Afrika Tengah, Burundi, Liberia, Malawi, Niger, Sierra Leone, Tanzania, & Somalia.
sumber
Previous
Next Post »
0 Komentar