Kejadian Bencana ini Diprediksi Melanda Indonesia Tahun 2016

18.43

Memulai lembaran baru di tahun 2016, pertanyaan yang berputar dalam benak hanya satu, mungkinkah bencana alam serupa di thn 2015 dapat terulang kembali terhadap th 2016?

Dari prediksi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (Tubuh Nasional Penanggulangan Bencana) seperti yang dikutip dari laman Beritasatu.com, bencana yang sanggup mendominasi di th 2016 tetap berupa bencana akibat fenomena hidrometeorologi, seperti banjir, longsor, dan angin puting beliung.

Seandainya cocok dengan prediksi, puncak dari hantaman bencana hidrometeorologi di Indonesia akan melanda di antara bulan Januari 2016 hingga Februari 2016.

Berikut merupakan prediksi tentang 3 kejadian bencana yang diprediksi sanggup melanda Indonesia th 2016 :

Bencana banjir
Banjir tahun 2016 ini diprediksi masihlah akan tetap melanda. Karena, curah hujan yang tinggi bisa dimulai sejak Januari tahun 2016 ini. Dari bahan evaluasi dan proyeksi yang disusun oleh Tubuh Nasional Penanggulangan Bencana, terdapat 315 kabupaten/kota berada di daerah bahaya banjir. Dari wilayah tersebut, terdapat 63,7 juta jiwa yang berpotensi terdampak banjir. Setelah Itu puncak dari musim hujan diprediksi akan berada di antara Januari hingga Februari. Kota Jakarta akan menjadi prioritas kewaspadaan utama bencana banjir. Dikarenakan, banjir Jakarta adalah bencana tahunan yang sudah berlangsung selama sekian banyak ratus thn lalu.

Bencana longsor
Paparan Tubuh Nasional Penanggulangan Bencana launcing sedikitnya ada 274 Kabupaten/Kota di Indonesia yang berada pada kategori merah rawan longsor. Tapi di sayangkan, dari sekian tak sedikit bencana longsor yang melanda hampir seluruhnya berlangsung begitu saja tanpa pernah ada peringatan dini sebelumnua (early warning system). Maka dari itu Tubuh Nasional Penanggulangan Bencana sedang mengupayakan untuk memperbanyak sistem peringatan dini. sekarang ini alat tersebut di semua Indonesia baru tersedia sejumlah 50 unit. terkecuali itu, usaha mitigasi bencana longsor yang mampu dilakukan oleh warga yang tinggal di dekat lereng terjal yakni dgn membuat jaring dari sabut kelapa di tebing-tebing wilayah yang rawan longsor.

Bencana kebakaran hutan dan kabut asap
Mungkinkah kabut asap dikarenakan kebakaran hutan dapat terulang di thn 2016? Tubuh Nasional Penanggulangan Bencana memprediksi potensinya memang tetap bisa berlangsung. Sebab kebakaran hutan pada dasarnya adalah perbuatan manusia yang disengaja, angat sulit utk benar-benar menghilangkan hotspot atau titik panas di Indonesia. Tetapi diperkirakan dampaknya sanggup berada kepada skala yang lebih kecil. Mengapa demikian? Tahun 2016 ada indikasi La Nina sehingga kemarau tak akan ekstrem kering. selain itu pula upaya intensif pemerintah dapat mengurangi karhutla dgn trik signifikan.
sumber
Previous
Next Post »
0 Komentar